jam

Kamis, 22 Oktober 2015

tips menggambar 3 dimensi

Tips dan Cara Menggambar 3 Dimensi Menggunakan Pensil

 
youtube.com

Jika kamu adalah salah seorang yang sedang belajar menggambar dan itupun secara otodidak. Kendala saat belajar otodidak adalah tidak adanya orang yang memberikan arahan kepada kita secara langsung, sehingga membuat kita sulit untuk mengimprovisasi hal apa saja yang sudah kita tahu. Secara tidak sadar kita akan melakukan kesalahan yang sama dan dalam waktu yang lama pula.
Di postingan kali ini aku akan berbagi beberapa tips menggambar, serta beberapa kesalahan pada saat menggambar yang harus kita perbaiki dan sebisa mungkin untuk kita hindari agar gambar dari pensil yang kita buat tampak nyata.

1. Perhatikan hal-hal kecil

Periksa karyamu dengan teliti sebelum kamu melanjutkan ke tahap yang berikutnya. Amatilah dengan jeli apakah ada kekurangan atau tidak? Jika kamu menyadari ada banyak kesalahan dalam karyamu tersebut, jangan pernah mencoba untuk memperbaikinya sekaligus. Tapi fokuslah pada salah satu kesalahan yang kamu anggap paling fatal dan perbaiki sesegera mungkin, untuk menutup kesalahan-kesalahan yang lain.

2. Pastikan pencahayaannya cukup

Ketika sedang menggambar pastikan bahwa kamu berada di tempat dengan pencahayaan yang cukup. Jika kamu menggambar menggunakan tangan kanan, maka cahaya harus datang dari arah kiri, agar bayangannya tidak jatuh pada kertas di depan pensil yang dapat mengganggu proses menggambarmu.

3. Perhatikan kebersihan

Pada saat menggambar, sebaiknya gunakan alas untuk bagian tangan yang kira-kira akan menyentuh bagian kertas, kamu bisa menggunakan tissu atau kertas lain. Hal tersebut bertujuan agar tanganmu tidak mengotori bagian kertas. Jangan berpikiran bahwa setelah mencuci tangan, kemudian tanganmu tidak akan mengotori kertas. usahakan juga, jika kamu menggambar, mulailah dari kiri dulu.

4. Pastikan pensilmu selalu runcing

Kertas itu, sebenarnya memiliki permukaan yang tidak rata dan bergerigi. Jika pensilmu tumpul, maka hasilnya tidak akan bisa merata saat kamu gunakan untuk mengarsir.

5. Jangan takut untuk menggambar hitam

Jika kamu terlalu takut memberikan sentuhan warna gelap, itu akan membatasi range value pada gambar. Hasilnya pun tidak akan begitu realistik dan tidak kita sadari bahwa hal tersebut akan membatasi pendalaman model gambar.

6. Outline bukan garis pembatas yang tebal

Sebelum mengarsir pasti kita akan membuat outline dulu kan! Perlu kamu ingat, bahwa outline untuk gambar realistik itu bukanlah garis pembatas yang tebal, tapi outline tersebut dihasilkan dari perbedaan value. Jika kamu memberikan outline yang tebal, maka gambar yang dihasilkan akan lebih condong ke kartun bukan realistik.

7. Membuat value

Jangan memaksakan untuk membuat value yang beragam, tapi hanya menggunakan satu macam pensil. Apalagi untuk membuat value gelap dengan pensil H, HB dan 2B. Jangan pernah menekan pensil atau mempertebal arsiran untuk membuat value yang gelap, karena itu bukanlah cara yang tepat dan hanya akan merusak lapisan kertas.

8. Shading dan Highlight

Sebenarnya highlight itu tidak harus selalu putih, seperti bagian putih mata ataupun gigi. agar highlight terlihat lebih terang buatlah shading di sekitarnya dengan lebih gelap.

9. Pelindung hasil karyamu

Semprotkan Fixative (bisa dibeli di toko alat lukis, harga sekitar seratus ribu) dapat melindungi hasil karyamu dan membuatnya tahan lama serta mengurangi silau.

10. Sabar

Saat menggambar, kesabaran sangatlah penting, jika kamu menginginkan hasil yang baik. Jika kamu terburu buru hasilnya akan sebaliknya. Ingat jangan pernah berpikiran untuk langsung menyelesaikan semua bagian, tapi selesaikan dengan baik mulai dari bagian yang kecil, seperti yang ada kamu baca di nomor satu tadi.

 

 

kritik dan sarannya sangat dibutuhkan 

terimakasih 

Kamis, 15 Oktober 2015

Salah satu konsekuensi utama yang bisa Anda dapatkan dari rokok adalah menderita penyakit jantung. Diperkirakan, sebanyak 20% kematian akibat penyakit jantung terkait langsung dengan kebiasaan merokok. Kenapa rokok begitu berbahaya? Apa saja efek negatif lainnya dari rokok?
Lihat saja kandungan yang terdapat pada sebatang rokok. Lebih dari 4000 bahan kimia terdapat di dalamnya. Ratusan di antaranya zat beracun dan sekitar 70 bahan di dalamnya bersifat kanker. Bahan-bahan berbahaya pada sebatang rokok, antara lain:
  • Karbon monoksida. Zat yang kerap ditemukan pada asap knalpot mobil ini bisa mengikat diri pada hemoglobin dalam darah secara permanen sehingga menghalang penyediaan oksigen ke tubuh. Hal tersebut membuat Anda cepat lelah.
  • Tar. Ketika merokok, kandungan tar di dalam rokok akan ikut terisap. Zat ini akan mengendap di paru-paru Anda dan berdampak negatif pada kinerja rambut kecil yang melapisi paru-paru. Padahal rambut tersebut bertugas untuk membersihkan kuman dan hal lainnya keluar dari paru-paru Anda.
  • Gas oksidan. Gas ini bisa bereaksi dengan oksigen. Keberadaannya pada tubuh lebih meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung akibat penggumpalan darah.
  • Benzene. Zat yang ditambahkan ke dalam bahan bakar minyak ini bisa merusak sel pada tingkat genetik. Zat ini juga dikaitkan dengan berbagai jenis kanker seperti kanker ginjal dan leukimia.
Selain bahan-bahan di atas, masih banyak kandungan beracun pada sebatang rokok seperti arsenic(digunakan dalam pestisida)toluene(ditemukan pada pengencer cat),formaldehyde (digunakan untuk mengawetkan mayat), hydrogen cyanide (digunakan untuk membuat senjata kimia), dan cadmium(digunakan untuk membuat baterai).
Ketika Anda merokok, Anda akan lebih mungkin terkena serangan jantung. Perokok berisiko dua hingga empat kali lebih tinggi menderita penyakit jantung. Risiko lebih tinggi lagi jika Anda perokok wanita yang sedang mengonsumsi pil KB.
Saat merokok, Anda akan turut memasukkan zat-zat berbahaya yang bisa berdampak buruk tubuh, khususnya jantung. Contohnya zat nikotin. Ketika nikotin masuk ke tubuh, zat itu bisa mengurangi kadar oksigen yang akan masuk ke darah. Zat yang bersifat candu ini juga bisa mempercepat detak jantung, menaikkan tekanan darah, merusak pembuluh darah dalam jantung, dan mempercepat pembekuan darah yang bisa memicu serangan jantung. Begitu juga dengan akibat-akibat buruk terhadap organ tubuh yang lainnya.

Otak

Merokok bisa meningkatkan risiko terkena stroke sebesar 50 persen. Hal tersebut bisa menyebabkan kerusakan otak dan kematian. Merokok juga dapat meningkatkan risiko mengalami aneurisma otak. Aneurisma otak adalah pembengkakan pembuluh darah yang terjadi akibat melemahnya dinding pembuluh darah. Sewaktu-waktu bisa pecah dan mengakibatkan pendarahan di otak.

Mulut dan Tenggorokan

Bau mulut dan gigi bernoda merupakan efek yang akan timbul akibat merokok. Penyakit gusi dan kerusakan indera perasa pun dapat timbul. Masalah serius yang akan hinggap pada mulut dan tenggorokan adalah meningkatnya risiko kanker pada lidah, tenggorokan, bibir, dan pita suara.

Paru-paru

Salah satu efek paling berbahaya akibat merokok adalah kanker paru-paru. Bahan-bahan kimia pada rokok berpotensi merusak sel-sel pada paru-paru yang bisa membentuk sel kanker. Penyakit serius lainnya yang bisa Anda alami adalah bronkitis, pneumonia, dan emfisema.

Lambung

Merokok bisa melemahkan otot yang mengontrol bagian bawah kerongkongan Anda. Hal tersebut memungkinkan asam dari lambung bergerak ke arah yang salah, yaitu ke kerongkongan. Kondisi tersebut dinamakan penyakit asam lambung. Beberapa risiko penyakit yang akan dihadapi oleh seorang perokok adalah ulkus atau tukak dan kanker lambung.

Tulang

Racun pada rokok bisa merusak tulang dengan cara menghentikan kerja sel-sel konstruksi. Oleh sebab itu, perokok lebih berisiko mengalami tulang rapuh atau osteoporosis. Racun rokok juga bisa mengganggu keseimbangan hormon-hormon yang bertugas menjaga tulang tetap kuat, seperti hormon estrogen.

Kulit

Perokok akan terlihat lebih tua ketimbang yang bukan perokok karena kurangnya asupan oksigen ke kulit. Penuaan dini akan dirasakan, seperti kemunculan kerutan di sekitar mata dan mulut. Racun rokok juga bisa menyebabkan selulit pada kulit.

Organ Reproduksi

Merokok bisa mengganggu sistem reproduksi dan kesuburan Anda. Pada pria, merokok bisa menyebabkan impotensi, mengurangi produksi sperma, dankanker testisSementara pada wanita, merokok dapat mengurangi kesuburan. Selain itu, risiko terkena kanker serviks pun lebih tinggi karena rokok mengurangi kemampuan alami tubuh dalam melawan infeksi human papillomavirus atau HPV.
Selain penyakit pada fisik, perokok juga mengalami tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak merokok. Selama ini mungkin Anda mengira merokok bisa membuat lebih rileks. Anda menganggap kandungan nikotin bisa menenangkan pikiran Anda, tapi ternyata itu salah. Yang membuat perokok gelisah dan cemas adalah gejala putus obat terhadap nikotin. Dengan merokok, kecanduan terhadap nikotin akan terpenuhi dan perokok merasa seperti rokok tersebut menurunkan stres.
Memang tidak semua perokok akan meninggal karena penyakit jantung, kanker paru-paru, atau stroke, namun kebiasaan merokok bisa sangat mengganggu dan mengurangi kualitas hidup Anda sehari-hari. Efek rokok yang bisa Anda rasakan sehari-hari adalah batuk-batuk, sesak napas, lebih mudah lelah, lebih rentan terhadap infeksi, atau mengalami gangguan tidur yang ditandai dengan sulit bernapas pada malam hari kemudian merasa kelelahan di pagi hari.